Memilih peluang berinovasi

Banyak yang menyangka bahwa produk inovasi terbatas pada  temuan produk berteknologi tinggi hasil riset yang dilakukan bertahun-tahun. Karena itu banyak yang tidak percaya diri untuk mencoba melakukannya. Sementara produk inovasi banyak  muncul dari  Tiongkok (China & Taiwan) yang tidak perlu riset seperti yang dibayangkan. Sehingga alat urut punggung (patung kodok plastik) pun menjadi barang ekspor bagi mereka. Sesungguhnya produk novasi tidak selalu berupa benda melainkan juga dapat berupa jasa. Sebagai contoh Konsultan ISO termasuk bentuk jasa dari inovasi dalam bidang management. Jasa konsultasi online; les/tutorial/tanya dokter  online dll juga termasuk inovasi dalam bentuk jasa. Inovasi juga tidak harus selalu penemuan yang canggih seperti sistem android, teknologi bedah laser dll melainkan dapat berupa sesuatu yang relatif baru dan punya daya saing mungkin lebih murah, lebih praktis, lebih artistik, lebih aman, lebih lucu dll. Hal yang hampir selalu sama adalah ia memiliki potensi bisnis. 


Pengusaha sukses Ciputra mengelompokkan peluang bisnis dalam 4 kuadran yang juga menjadi kuadran peluang berinovasi. Quadran pertama adalah jika stok barang mudah didapat dan terjamin pula permintaan pasarnya. Contonya sederhananya adalah bisnis sembako. Namun jenis usaha ini sangat tinggi persaingannya karena siapa saja dapat melakukannya. Inovasi dapat berupa bisnis sembako online untuk acara-acara kenduri. Beras sachet pilihan dan rendah kalori untuk penderita diabetes, ikan berkhasiat obat dll. 

Kuadran ke 2; stok barang mudah didapatkan tapi belum dikenali oleh pasar atau belum adalah permintaan pasar. Contoh barang-barang seni kerajinan tangan & obat herbal. Inovasi dapat dilakukan dengan menambahkan fungsi barang menjadi sesuatu yang sering diperlukan. Tudung nasi dapat dilengkapi pinggiran anti semut. Gantungan kunci. Memudahkan ekstrak tumbuhan/hewan menjadi mudah dikonsumsi. Misalnya es krim mengandung konsentrat tinggi daun kelor. Biskuit biokalsium untuk ibu hamil & menyusui. 


Kuadran 3 : stok barang sukar di dapat & layanan jasa blm ada tapi dipastikan ada permintaan pasar (demand). Inovasi di bidang ini semakin diperlukan. Grab & toko online ada di quadran ini. Banyak permasalahan di dalam kehidupan yang memerlukan produk teknologi untuk penyelesaiannya. Misalnya garasi rumah yg sempit, maka perlu garasi yg dilengkapi lantai hidrolik yg relatif murah untuk memparkir kenderaan secara bertingkat. Juga ada kesukaran membuka pintu pagar saat hujan & saat jalan penuh dengan kenderaan yang melintas, maka diperlukan inovasi yang relatif murah  agar pintu pagar dapat terbuka dengan remote dan ada sensor yang mengenali kendaraan yang akan masuk. Keluhan lain misalnya laba-laba yg hidup di plapon rumah yang tinggi susah dibersihkan, maka diperlukan teknologi vakum cleaner dengan pipa sedot panjang dan fleksibel sehingga masuk ke setiap celah, dapat sekaligus berfungsi sebagai pel kering. 


Kuadran ke 4; produk belum ada apalagi pasarnya sama sekali blm dikenal. Inovasi tertinggi ada di quadran ini dan hampir tidak banyak persaingan bisnis. Penemuan baru seperti, google, Facebook, WA,  dll masuk dalam kategori ini. Inovasi disini dua sekaligus yaitu menciptakan produk & merintis pasar. Contoh isu bosan mengantri saat berobat di praktek dokter, di bank,  pangkas rambut, fast food, dll maka mungkin aplikasi grab yg ldimodifikasi lebih simpel dapat diterapkan disini. Setiap dokter & tukang pangkas, perusahaan lainnya, membuka layanan manakala sudah kosong pelanggan, sehingga pelanggan langsung datang tanpa antri yang panjang, atau pelanggan dpt memonitor nomor urut mereka secara online. Mereka akan menyewa jasa layanan ini. Demikian juga jika tersedia software untuk membuat surat undangan elektronik dalam sekali upload tapi dapat terpisahkan langsung untuk setiap individu yang lengkap dengan alamat terhubung dengan WA dan google map. Maka aplikasi itu diperkirakan akan ditemukan pasarnya. Silakan bagikan jika dirasa bermanfaat. Wallahua'lam